Tertibkan Lalu Lintas, Aparat Gabungan Laksanakan Pemeriksaan Kendaraan

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Guna menertibkan arus lalu lintas di jalan raya, di Wilayah Hukum Kabupaten Barito Selatan, Aparat gabungan, Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian Resort (Polres), TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Barsel, gelar operasi pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor.

Berlokasi tepat di depan Kantor Dishub Barsel, di Jalan Buntok - Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Rabu (28/2/2018), tampak puluhan aparat gabungan dari Dishub, Polres, TNI dan Satpol PP Barsel, melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor yang lewat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, yakni Selasa (27/2/2018) dan Rabu (28/2/2018), menurut Kepala UPTD Pengujian Dishub Barsel, yang dalam gelar penertiban bertugas sebagai penyidik, I Wayan Sudarta, bertujuan untuk menertibkan dan mendisiplinkan para pengendara.

Salah satu fokus giat, adalah menertibkan kendaraan angkutan. Agar setiap kendaraan angkutan, bermuatan tidak boleh melebihi batas kapasitas jalan yang dilalui. Hal ini, merupakan upaya Dishub untuk menjaga kualitas jalan dalam Kota Buntok agar tidak cepat rusak, karena dilintasi oleh angkutan yang bermuatan melebihi ketentuan.

"Jalan dalam Kota Buntok ini, hanya kelas III jadi hanya mampu menahan beban maksimal delapan ton. Jadi idealnya kendaraan angkutan yang boleh melintas, hanyalah yang bermuatan lima ton ditambah berat fisik kendaraan empat ton, jadi total beratnya adalah delapan ton saja," jelas Wayan.

Selain itu, aparat gabungan juga memeriksa faktor teknis kendaraan, baik itu kelengkapan utama kendaraan seperti spion, rem, plat nomor polisi kendaraan, helm, sabuk pengaman, lampu dan lainnya. Aparat juga menindak kelengkapan surat menyurat kendaraan, yang ditemukan tidak lengkap.

Hal ini, menurut Wayan bukan semata - mata untuk menertibkan dan mendisiplinkan, para pengendara kendaraan bermotor.  Namun juga merupakan upaya, aparat dalam hal ikut serta menjaga keselamatan pengguna jalan raya.

"Coba bayangkan saja, kalau ada pengendara yang tiba - tiba harus mengerem di Jalan Raya yang sedang sibuk, tapi remnya blong? atau masih banyak contoh ketidak lengkapan faktor teknis kendaraan lainnya, yang bisa mencelakakan para pengguna jalan raya, kalau kami biarkan hal itu terjadi bagaimana?" tanyanya.

Melihat banyaknya ditemukan pelanggaran yang terjadi, selama pelaksanaan giat penertiban lalu lintas oleh aparat gabungan tersebut. Wayan mengharapkan, agar kedepannya gelaran operasi serupa bisa dilaksanakan secara rutin, untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para pengendara di jalanan.

"Semoga saja, dengan kegiatan ini kedepannya bisa dilaksanakan secara rutin, dapat lebih meningkatkan kesadaran pengendara untuk lebih disiplin dalam hal berlalu lintas," harapnya.

Pada kesempatan itu juga, Wayan mengimbau kepada seluruh masyarakat Barsel, agar bisa lebih disiplin dalam berkendara dan melengkapi semua faktor teknis kendaraan bermotor.

"Saya imbau kepada seluruh warga masyarakat Barsel, agar segera melengkapi kendaraan bermotor masing - masing, baik dari sisi teknis maupun surat menyuratnya, hal itu demi keamanan dan kenyamanan serta tertib berlalu lintas!" imbaunya.[tampetu/deni]


TAG