Sebulan Beroperasi, Bus Perintis Masih Sepi Penumpang

Print Friendly and PDF


SAMPIT - Hampir genap satu bulan beroperasi, angkutan bus perintis milik Damri yang melayani rute Sampit - Samuda dan Sampit - Kotabesi masih sepi penumpang.

Kondisi ini diungkapkan Plt Kepala UPTD Terminal Patih Rumbih, Sampit, Kotawaringin Timur, I Ketut Seleb, di ruang Kerjanya, Senin (26/2/2018). Kepada KabarKalteng, ia mengatakan, untuk rute Sampit - Kotabesi, sama sekali tidak pernah ada penumpang sejak awal beroperasi.

Sedangkan untuk rute Sampit - Samuda, lebih mendingan karena masih ada penumpang yang diangkut, walaupun paling banyak hanya lima orang.

"Masih sepi peminat mas, bahkan untuk rute Sampit - Kotabesi, tidak ada sama sekali penumpang semenjak beroperasi," keluhnya.

Meskipun armada bus yang dipergunakan sebenarnya menawarkan pelayanan yang cukup bagus, karena berpendingin udara untuk kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan dan dengan tarif yang sangat terjangkau, namun pelayanan tersebut tampaknya tetap tidak menarik minat masyarakat, untuk menggunakannya.

Diperkirakan Ketut, hal ini mungkin karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, sehingga masyarakat lebih memilih memakai kendaraan roda dua yang dianggap lebih praktis.

"Meskipun pelayanan yang ditawarkan lumayan bagus dan murah, tapi karena jarak tempuhnya yang sangat dekat, membuat masyarakat lebih memilih bersepeda motor, karena dianggap lebih praktis," ucapnya mengira.

Meskipun tidak ada penumpang yang diangkut, bus Damri tersebut tetap beroperasi, karena operasionalnya disubsidi oleh pemerintah. Biasanya, lanjut Ketut, rute yang dilayani oleh bus perintis milik Damri ini akan diujicoba selama satu tahun untuk melihat minat penumpang.

Apabila memang dalam satu atau dua tahun kondisi bus masih sepi penumpang, maka bukan tidak mungkin akan ditutup rute angkutan tersebut.

"Contohnya dulu pernah juga beroperasi bus perintis Damri yang melayani rute Sampit - Pembuang Hulu. Sempat beroperasi selama dua tahun, namun rute tersebut terpaksa ditutup, karena sepinya minat penumpang. Sedangkan di rute lainnya, yakni rute Sampit - Kuala Pembuang masih beroperasi reguler hingga sekarang, karena masih adanya penumpang," tukas Ketut menjelaskan.[tomi]


loading...
TAG