Ngopi Bareng bersama Polres Pulpis, Admin Medsos Paslon Sepakati Enam Poin

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Untuk menciptakan situasi kondusif Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) 2018, Polres Pulpis menggelar giat Ngopi Bareng bersama admin media sosial (Medsos), khususnya di facebook, Jumat (9/2/2018).

Ngopi Bareng yang berlangsung di Mako Polres ini dihadiri sejumlah Perwira Polres Pulpis dan sejumlah admin medsos dari masing-masing pasangan calon, baik paslon Edy - Taty maupun paslon Idham - Jaya, serta sejumlah netizen akun medsos lainnya yang berkesempatan hadir.

"Giat Ngopi Bareng bersama admin medsos Paslon Pilkada Pulpis dan sejumlah netizen akun fb tidak lain ialah untuk menjalin kebersamaan dan temu akrab serta menegaskan kembali terkait kepemilikan admin masing-masing paslon di Pilkada Pulpis 2018," ucap Kapolres Pulpis, AKBP Dedy Sumarsono.

Mengingat dalam waktu dekat akan dihadapkan dengan Pilkada serentak, dan Pulpis salah satunya dalam waktu dekat kedua masing-masing paslon akan ditetapkan secara resmi sebagai paslon di Pilkada Pulpis 2018. Karena itu, diharapkan kepada admin grup atau netizen jangan sampai saling membenci satu sama lainnya, mengingat beda pilihan dalam Pilkada itu wajar dan jangan sampai terjadi perpecahbelahan antar sesama.

"Perbedaan itu wajar dalam Pilkada, namun jangan sampai saling mengumbar kebencian dan permusuhan dengan sesama. Ungkapkan saja komen-komen di medsos, namun dalam hal yang positif dan tentunya gunakan kata-kata yang santun," pinta Kapolres.

Diharapkan Kapolres, kegiatan ini menjadi berkah bagi semua dan dapat mengawal proses Pilkada pulpis bersama-sama. "Pilkada Pulpis, semoga aman, damai dan kondusif, baik sebelum dan sesudah pelaksaannnya nanti," harapnya.


Sementara itu, pada kesempatan yang sama, masing-masing perwakikan admin Paslon menyampaikan sedikit sambutannya dan harapannya di hadapan Kapolres dan jajarannya.

Diharyo, salah satu admin medsos dari  paslon Idham - Jaya menyampaikan, pihaknya sangat mendukung pelaksanaan Ngopi Bareng yang digelar oleh pihak Polres Pulpis.

"Kegiatan Ngopi Bareng ini sangat baik, selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai bahan kita pembelajaran kita dalam aktivitas bermedia sosial yang baik dan santun," ujar Diharyo pada kesempatan itu.

Diterangkan Diharyo, untuk admin resmi masing-masing Paslon yang diminta oleh pihak KPU itu hanya sebanyak 5 admin, dan sesuai dengan ketentuan dari pihak KPU itu sendiri, di luar dari 5 admin itu sudah dipastikan tidak resmi. Dan pihaknya berharap kepada pihak Polres Pulpis untuk selalu tetap memantau admin-admin atau netizen yang tidak jelas yang tujuannya untuk memecah belah persaudaraan sesama.

"Kita siap mengamankan proses Pilkada ini, dan setelah penetapan nanti kita saling mengontrol. Ajang silaturahmi ini nantinya agar digelar kembali," ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan admin medsos dari paslon Edy - Taty yang dalam hal ini disampaikan Suratman. Menurut Suratman, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Ngopi Bareng yang digelar Polres Pulpis ini. Dari itu mari  selalu bersinergi untuk menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pilkada Pulpis ini, dan jngan sampai terprovokasi hal-hal yang berpotensi merusak nilai pesta demokrasi lima tahunan itu.


"Kita membuat akun medsos tidak lain ialah untuk mensosialisasikan terkait program-program dari Paslon Edy - Taty," ucap Suratman selaku Ketua Koordinasi penggerak massa di admin Edy - Taty.

Dan sedikit tambahnya, sampai dengan ini admin Edy - Taty masih sehat walafiat dan masih eksis serta dipastikan tidak pernah berulah di medsos.

"Kita ketahui bersama bahwa orang-orang yang berada di medsos kita nilai  orang-orang yang memiliki pendidikan, baik pendidikan politik maupun pendidikan lainnya. Jadi kita harapkan tetap santun dalam berkomentar," imbuhnya.

Selanjutnya ditambahkan dari koordinator bidang pencitraan Paslon Edy - Taty, Edvin Mandala, dirinya bertanggungjawab dan mengkoordinir admin Edy - Taty. Dari itu sudah menjadi kewajiban sebagai koordinator untuk memonitor, khususnya anggota admin Edy - Taty yang berulah akan ditegur terkait komen-komen yang menjurus pada perpecahan yang menyangkut masalah pribadi apalagi menyangkut masalah SARA.

"Kita harapkan semua admin atau timses tidak perlu keras-keras dalam beradu argumen di medsos, tunjukkan saja program-program sebagai bentuk mengambil hati warganet," katanya.

Dari pernyataan yang berhasil dihimpun KabarKalteng, Jumat (9/2/2018) di Mako Polres Pulpis, sedikitnya ada enam poin yang telah disepakati oleh kedua masing-masing admin paslon di Pilkada Pulpis 2018 yaitu; Pihak I dan II sanggup dan bersedia situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif baik sebelum, selama dan sesudah berlangsungnya Pilkada Pulpis.

Selanjutnya, pihak I dan II sanggup tidak menyebarluaskan informasi/konten negatif dan mengandung unsur SARA. Pihak I dan II sanggup tidak menyebarkan konten hate speech atau ujaran kebencian di medsos. Pihak I dan II sanggup dan bersedia tidak menyebarluaskan konten hoax.

Selanjutnya, Pihak I dan II bersedia memblokir anggota grup pendukung/relawan yang menyebarkan informasi yang memuat ujaran kebencian, hoax dan unsur sara. Dan apabila pihak I dan II pernyataan tersebut maka sanggup dan bersedia untuk di proses sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku.[manan]




TAG