• Latest News

    Senin, 26 Februari 2018

    Kondisi Penyandang Disabilitas Ini Kian Parah, Dinanti Perhatian Serius Pemerintah


    PULANG PISAU - Nasib memprihatinkan dialami, Rerenatalia alias Reren (15). Anak dari pasangan Kawung - Mariani asal Desa Gohong, RT 02, Kecamatan Kahayan Hilir (Kahlir), Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) ini, sudah puluhan tahun terakhir kondisi tubuhnya kian lemah dan tampak kurus.

    Reren sebelumnnya diketahui mengidap penyakit disabilitas berat, saat masih balita. Kondisinya pun saat ini makin mengkhawatirkan, terlebih setelah kedua kakinya tak bisa lagi digerakkan. Hingga saat ini, dirinya sudah benar-benar lumpuh, kaki dan tangan serta sekujur tubuhnya makin berkurus.

    Kedua orangtuanya hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya yang semakin hari semakin memburuk. Meski sebelummnya sudah berjuang semaksimal mungkin dalam penyembuhan anaknya. Karena terkendala biaya, mengingat pekerjaan orangtuanya hanya sebatas buruh serabutan, terpaksa pengobatan pun tidak dapat dilanjutkan lagi.

    Hal itulah yang menyebabkan kedua orangtuanya akhir-akhir ini merasa makin panik dan khawatir dengan kondisi putri kesayangan mereka itu.

    "Apa boleh buat mas, kalau keadaan kita seperti ini, untuk biaya pengobatan kita tidak punya. Memang kita ada mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dengan bantuan sebesar Rp300 ribu. Namun, kadang bisa 4 bulan sekali kami terima," ungkap orangtuanya kepada sejumlah awak media, Senin (26/2/2018).

    Dikatakannya juga, memang pernah putrinya saat itu mendapat perawatan medis di rumah sakit kabupaten tetangga dan kabupaten setempat sekitar tahun 2003 lalu dengan berbekal BPJS miskin. Namun hanya dirawat beberapa hari saja, karena keterbatasan ekonomi, sehingga memutuskan untuk dibawa pulang dan dirawat seadanya.

    "Ya sekarang kita hanya bisa berharap bantuan dari para dermawan dan termasuk pemerintah kabupaten untuk kelangsungan pengobatan anak kami ini," tuturnya penuh harap.

    Sementara itu terpisah, Kepala Desa Gohong, Yanto L Adam mengatakan, memang di desanya ada anak yang mengidap penyakit disabilitas sudah lama, dan karena kondisi ekonomi keluarganya tidak memungkinkan untuk pengobatan secara intensif, maka orangtuanya mengambil keputusan dengan merawat di rumah saja.

    "Mudah-mudahan yang bersangkutan segera mendapat perhatian dari pemerintah untuk pengobatan selanjutnya. Dan mudahan lewat bantuan media atau rekan-rekan wartawan yang bersangkutan lebih mendapatkan perhatian yang lebih baik dari Pemda melalui dinas terkait. Serta juga banyak kalangan lainnya yang turut berempati dengan keluarga yang bersangkutan," tuturnya.

    Terkait kasus ini, Kepala Dinas Kesetahan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisu, dr Muliyanto Budiharjdo kepada KabarKalteng mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui kalau ada anak yang mengidap penyakit Disabilitas di Desa Gohong.

    Meski demikian, pihaknya segera mengintruksikan stafnya untuk mendatanya dan segera memberikan pelayanan terhadap anak yang dimaksud.

    "Untuk informasi ini, kami akan segera menindaklamjutinya dan sudah sesegera saya perintahkan staf saya untuk mendata, dan secepatnya akan kita lakukan perawatan lebih intensif lagi," ucap dr Mul begitu ia disapa.[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kondisi Penyandang Disabilitas Ini Kian Parah, Dinanti Perhatian Serius Pemerintah Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top