Kepengurusan PMI Kapuas Resmi Dilantik

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalteng, Drs Suhaemi M.Si melantik dewan kehormatan dan pengurus PMI Kabupaten Kapuas masa bakti 2017 – 2022 di Gedung Olahraga Panunjung Tarung Minggu (11/2/2018) pagi. Kembali dipercaya menahkodai PMI Kapuas, yakni Ary Egahni Ben Bahat SH.

Rangkaian acara diawali dengan simulasi pertolongan pertama pada cidera oleh Palang Merah Remaja (PMR) Kapuas dilanjutkan dengan pembacaan prinsip-prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan bulan sabit merah.

Tampak hadir, Ketua DPRD Kapuas Algrin Gasan, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah Drs Suhaemi M.Si, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kepala SOPD di lingkup Kabupaten Kapuas, sejumlah PMR di Kabupaten Kapuas dan para undangan.

Pelantikan di tandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan pengurus PMI Kapuas yang disaksikan langsung oleh Bupati Kapuas. Dilanjutkan dengan penyematan pin dan penyerahan bendera pataka oleh ketua PMI Provinsi Kalteng kepada ketua pengurus PMI Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat SH.

Istri orang nomor satu di kabupaten Kapuas ini setelah dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Kapuas, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjalankan visi dan misi PMI Kabupaten Kapuas.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya dan seluruh jajaran pengurus serta dewan kehormatan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas dari pemerintah kabupaten Kapuas, untuk melaksanakan visi misi Palang Merah Indonesia dan tujuh prinsip dasar kemanusiaan, yang akan kami canangkan dalam program kerja, secara khusus  jangka pendek pada tahun 2018,” jelasnya.  

Ketua panitia dr Ahmad Haspiani M.Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa PMI memiliki maksud dan tujuan yakni mensosialisasikan tujuh prinsip dasar gerakan internasional palang merah dan tercapainya target kantong darah yang diinginkan dan disebarkan. Selain itu, ia berharap agar terjalinnya kerja sama PMI dengan SOPD terkait serta mendekatkan PMI dengan masyarakat Kabupaten Kapuas.  

Lebih lanjut, dalam kegiatan yang sama Bupati Kapuas  dalam sambutannya menyampaikan akan memberikan insentif kepada relawan PMI yang selama ini bekerja keras no profit dan berjuang untuk kemanusiaan.

“Saya merenung bahwa mereka bekerja tanpa memperhitungkan, pengorbanan luar biasa dan ini harus di perhatikan dengan pemberian insentif karena patut diberikan penghargaan,” ujar Ben.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Kadis PU Provinsi ini mengimbau kepada kepengurusan yang baru untuk segera membentuk PMI sampai ke tingkat kecamatan dan desa, serta ditindak lanjuti dengan melakukan pembekalan.

“Segera bentuk kepengurusan sampai tingkat kecamatan dan desa, setelah kepengurusan dibentuk berikan pembekalan agar mereka tau apa yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati dan Ketua PMI Kapuas menyerahkan penghargaan kepada pendonor darah sukarela dengan kualifikasi jumlah mendonorkan sebanyak 25 kali tingkat kabupaten, 50 kali tingkat provinsi, dan 100 kali tingkat nasional.

Selain itu, penyerahan  penghargaan dari ketua PMI Kapuas kepada mitra PMI yang meliputi UTD RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo, Emergency 508, Balakar 545, dan Tagana. Penghargaan dari Bupati Kapuas juga diserahkan langsung khusus kepada H agung Suyatno atas pengabdian kepada PMI Kapuas selama kurun waktu 37 tahun dan kepada dr Juma’atil Fajar atas prestasinya mengharumkan nama PMI Kapuas di tingkat Internasional.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Kapuas  menyerahkan penghargaan kepada warga Kapuas yang berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Kapuas.[angga]

 

TAG