Kepala Puskesmas Bahaur Sesali Kehadirannya di Acara Parpol

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Kepala Puskesmas Bahaur Hilir, Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sebelumnya disinyalir terlibat politik praktis dan sempat menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Kini berita tersebut  mendapat tanggapan dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulpis.

"Jujur, sebelumnya saya selaku Kepala Dinkes Pulpis, sedikit terkejut mendengar pemberitaan di sejumlah media massa (online) tentang kabar adanya kepala Puskesmas Bahaur Hilir yang di kabarkan terlibat dalam politik praktik. Permasalahan itu kami atas nama Dinkes Pulpis meminta maaf kepada segenap lapisan masyarakat atas kejadian ini," ungkap Kepala Dinkes Pulpis, dr Muliyanto Budihardjo, saat menggelar jumpa pers terhadap awak media di Pulpis, Rabu (14/2/2018).

Menurut dr Mul, pihaknya sudah jauh-jauh hari memberikan imbauan kepada seluruh pegawai di dinasnya untuk tidak terlibat dalam hal berbau politik. Dan kembali diimbau kepada seluruh pegawai Dinkes termasuk seluruh kepala Puskesmas dan stafnya untuk tidak terlibat dengan hal politik.

"Kejadian ini, tentunya menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya bagi ASN lingkup Dinkes Pulpis dan ke depannya jangan sampai terlibat politik praktis. Dan kejadian ini menurut saya murni ketidak tahuan dari kepala Puskesmas yang dimaksud. Meski demikian tetap akan kita berikan teguran dan sanksi tentunya," tegas dr Mul menyampaikan.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, kepala Puskesmas dimaksud dengan inisial KTO mengatakan, dirinya menyadari dan menyesalkan atas keberadaan dirinya dilokasi salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Pulpis. Dan dirinya memang menyadari itu kesalahan dirinya dan baru disadarinya.

"Kejadian kemarin saya sebelumnnya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Pulpis. Dan keberadaan saya di lokasi salah satu pasangan calon bupati itu atas tidakketahuan saya. Dan saya siap menerima segala konsekuensinya. Tapi yang pastinya saya tidak ada niat untuk melakukan orasi dan mendukung calon yang dimaksud," ungkapnya.

Secara terpisah kepala BKPP Pulpis, Syarifudin mengatakan, terkait adanya kabar tentang adanya dugaan keterlibatan ASN dalam hal ini kepala Puskesmas Bahaur Hilir dalam politik praktis, pihaknya sementara ini masih belum dapat memastikan hal apa nantinya yang akan dilakukan. Namun yang pastinya tetap memperingatkan kepada seluruh ASN lingkup Pemkab Pulpis untuk tidak terlibat hal yang berbau politik.

"Mengingat Pulpis menggelar pelaksanaan Pilkada, kita kembali mengingatkan ataupun mengimbau kepada seluruh ASN lingkup Pulpis, agar jangan sampai ikut-ikutan dalam hal politik praktis. Apabila hal itu tidak diindahkan, maka tanggung saja konsekuensi sanksi yang berlaku," tegas Syarifudin.

Sementara itu juga, dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten Pulpis, Ubeng Itun, pihaknya sudah menyurati seluruh SOPD, Kepala Desa beserta aparaturnya untuk tetap menjaga netralitasnya dalam menghadapi Pilkada Pulpis 2018 ini.

"Intinya kita sudah menyurati seluruh dinas dan desa untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap menjaga netralitasnya," tandasnya.[manan]


TAG