BPS: Januari Inflasi 0,31 Persen

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Palangka Raya Selama Januari 2018, Palangka Raya terjadi inflasi sebesar 0,31 persen atau mengalami kenaikan indeks harga dari 127,19 di Desember 2017 menjadi 127,59 di Januari 2018.

Inflasi di Palangka Raya didominasi oleh meningkatnya indeks harga kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 1,11 persen, yang diikuti oleh lima kelompok pengeluaran lainnya. Sementara itu, indeks harga kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan sebesar 0,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya, ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Hanif yahya saat menyampaikan berita resmi BPS, Kamis (1/2/2018).

Lebih lanjut kata Hanif, laju inflasi tahun kalender dan tingkat inflasi tahun ke tahun masing-masing tercatat sebesar 0,31 persen dan 2,56 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun didominasi oleh lonjakan kenaikan indeks harga kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (7,67 persen) serta sandang (4,30 persen). Sementara itu, kelompok pengeluaran bahan makanan merosot sebesar 1,44 persen.

Menurutnya, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Sampit Pada bulan yang sama, Sampit terjadi inflasi sebesar 0,69 persen atau mengalami kenaikan indeks harga dari 131,17 di Desember 2017 menjadi 132,08 di Januari 2018.

Terjadinya inflasi terutama dipengaruhi oleh meningkatnya indeks harga kelompok pengeluaran sandang (1,48 persen), bahan makanan (1,33 persen), dan kesehatan (1,16 persen). Sebaliknya, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan merosot 0,56 persen.

Laju inflasi tahun kalender dan tingkat inflasi tahun ke tahun masing-masing sebesar 0,69 persen dan 3,07 persen, lebih tinggi dibandingkan Palangka Raya.

Tingkat inflasi tahun ke tahun didominasi oleh lonjakan kenaikan indeks harga kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (7,68 persen) serta makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (4,17 persen).

“Kenaikan indeks harga terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Sementara itu, indeks harga bahan makanan mengalami kenaikan sebesar 0,51 persen," terangnya.[edwan]


TAG