Turunkan Tensi Politik, Polres Bartim Adakan Sosialisasi untuk Linmas

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG – Dalam upaya menekan tingkat kerawanan, akibat memanasnya tensi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Barito Timur tahun 2018, Satuan Bina Masyarakat (Binmas) Kepolisian Resort (Polres) Bartim adakan sosialisasi kepada Linmas.

Kamis (11/1/2018), bertempat di desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur, Bartim, Satbinmas Polres Bartim, melaksanakan sosialisasi mengenai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Linmas, dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada 2018.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Unit Binmas Polres Bartim, Aiptu Kholid M, dalam paparannya, menyampaiakan bahwa sosialisasi ini, bertujuan agar setiap anggota Linmas memahami tupoksi mereka, dimana diantaranya adalah meningkatkan kemampuan Linmas untuk mendeteksi setiap masalah yang berpotensi menjadi konflik di tengah masyarakat.

‘’Tugas menjaga keamanan dan ketertiban, itu bukan hanya tugas kepolisian saja, melainkan seluruh komponen masyarakat terutama Linmas, sebagai bagian dari bentuk pasukan Kamthibmas terkecil di Desa, untuk itu Linmas diharapkan bisa terus bersinergi dengan pihak kepolisian,’’ jelas Kholid.

Apalagi mengingat jumlah kepolisian yang bertugas di Bartim saat ini, rationya adalah satu orang polisi, berbanding lima ratus orang masyarakat, atau satu kali lipat lebih kecil dari ratio seharusnya, yakni satu berbanding dua ratus lima puluh orang.

‘’Untuk itulah, semua komponen masyarakat sangat penting untuk ikut serta berperan aktif, dalam menempatkan diri agar tidak terprovokasi dan bisa menjadi penjaga kemanan dan kondusifitas situasi Kamthibmas,’’ tegas Kholid.

Dengan kegiatan tersebut, menurut Kepala Desa Jaweten, Doni Harianto, sangat disambut baik oleh pihaknya, karena sudah merupakan bagian dari tugas dan fungsi sebagai masyarakat, adalah ikut serta menciptakan suasana yang kondusif dalam situasi apapun.

Meskipun di akhir sambutannya, Doni menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan terhadap kehadiran Linmas Desa Jaweten, yang pada saat acara sebanyak delapan orang Linmas Jaweten terlihat tidak menggunakan seragam.

‘’Saya selaku Kades, memohon maaf karena kehadiran delapan anggota Linmas desa kami saat ini, yang tidak menggunakan seragam. Karena memang seragam Linmas desa Jaweten belum dibuatkan, akan tetapi dalam waktu dekat akan kita upayakan mereka semua sudah mendapatkan seragam,’’ janji Doni.(adi)


TAG