Temu Karya Karang Taruna Jabiren Raya Lahirkan Ketua Baru

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Dianggap mati suri, kini kepengurusan Karang Taruna Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) kembali aktif, setelah melaksanakan pemilihan ketua baru dalam Temu Karya Karang Taruna di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulpis, Rabu (10/1/2018).

Camat Jabiren Raya, Agustinuah Manjin yang pada saat itu membuka Temu Karya Karang Taruna berharap, dengan terpilihnya ketua yang baru diharapkan bisa menghidupkan kembali organisasi yang tugas dan fungsinya telah tertuang dalam Permendagri Nomor 5/2007 tentang Pedoman Penataan lembaga kemasyarakatan  dan Permensos 77 HUK 2010 Tentang Pedoman Dasar Karang Taruna.

Dirinya juga berharap kepada warga Karang Taruna di kecamatan ini bisa bersama-sama membangun sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Saat ini, setiap desa memiliki dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di antaranya adalah untuk pemberdayaan masyarakat yang bisa dilakukan oleh Karang Taruna.

"Mari kita bersama-sama membesarkan organisasi ini dengan harapan dapat memberikan yang terbaik, baik bagi warga Karang Taruna terlebih lagi bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

Agustinuah juga meminta kepada warga Karang Taruna untuk saling berkoordinasi dan membantu pemerintah dalam mempubikasikan potensi yang ada di desanya masing-masing. Kecamatan Jabiren Raya, diklaimnya adalah salah satu pintu gerbang masuk Kabupaten Pulang Pisau.

"Saling koordinasi adalah sebagai langkah dalam menuju perbaikan," ucapnya.

Sementara itu terpisah, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Adi Waskito meminta agar Ketua terpilih dalam Temu Karya  Karang Taruna Kecamatan Jabiren Raya bisa secepatnya melaksanakan konsolidasi dan mendorong terbentuknya Karang Taruna di tingkat desa setempat.

"Motivasi harus diberikan kepada Karang Taruna di desa agar terbentuk dan mengetahui tugas dan fungsinya," ujarnya.

Dikatakannya pula, vakumnya Karang Taruna di tingkat desa lebih diakibatkannya kurang koordinasinya pengurus Karang Taruna dengan pemerintah desa untuk pembiayaan kegiatan-kegiatan Karang Taruna yang dilakukan organisasi tersebut.

"Usulan-usulan kegiatan harus disampaikan kepada pemerintah desa. Selama ini, ada kekhawatiran desa enggan mengalokasikan anggaran untuk Karang Taruna kerena tidak diyakinkan dengan proposal usulan kegiatan maupun kurang mengetahui cara membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan," ungkapnya kepada KabarKalteng, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu Ketua Karang Taruna terpilih Kecamatan Jabiran Raya, Sumiasih mengatakan, dirinya akan siap memberikan yang terbaik bagi organisasi ini dan diharapkannha juga untuk semua anggota dapat bekerjasama dalan membangun daerah ini.

"Intinya saling koordinasi yang baik, dan kita harapkan semoga Karang Tarun Jabiran Raya ini akan dapat bekerja sesuai dengan harapan kita bersama," ungkapnya.[manan]


TAG