Sampah Berserakan, Warga Minta Dinas Tanggap

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Sampah yang berserakan di sejumlah Tempat Pembuang Sampah (TPS) di Kecamatan Kahayan Hilir (Kahlir), Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menjadi pemandangan yang kurang sedap.

Pasalnya, akibat dari tumpukan di TPS itu menyebabkan pemandangan kota menjadi kurang indah, dan tentunya menyebabkan aroma tak sedap dari tumpukan sampah tersebut. Warga meminta dinas terkait cepat menanggapinya.

"Sampah ini tentunya sangat merusak pemandangan wajah kota Pulpis, kalau dibiarkan menumpuk dan juga sangat bau, kita berharap dinas terkait cepat menanggapinya dalam hal membersihkannya," ujar Leo, pedagang Pasar Patanak Pulpis kepada KabarKalteng, Selasa (2/1/2018).

Menurutnya, tumpukkan sampah itu sudah hampir seminggu tidak ada petugas sampah yang membersihkan.

"Perkiran sudah hampir seminggu sampah di TPS komplek Pasar Patanak itu tidak diangkut, tetapi pagi tadi nampaknya sudah dibersihkan oleh petuga ssampah yang biasa mengangkut sampah di TPS tersebut," ungkap Leo.

Dari pantauan KabarKalteng di lapangan, sejumlah TPS di perkotaan Pulpis tampak menumpuk. Seperti TPS yang berada di Jalab WA Dhuha Komplek Perkantoran Pemkab Pulpis, TPS Jalan Rey II, TPS Jalan Panunjung Tarung, Jalan Pemda samping Kantor bupati lama. Untuk di Konplek Pasar Patanak memang sudah dibersihkan oleh petugas sampah dinas terkait.

Diduga memang akibat lambannya diangkut dan juga karena kurangnya kesadaran dari warga dalam membuang sampah pada tempatnya. Itu terlihat dari warga yang tampak membuang sampah dengan melempar begitu saja, sehingga sampah tidak tepat berada di dalam TPS yang sudah disiapkan oleh pemerintah

"Sangat kita sayangkan, kalau sampah di TPS itu sering kali menumpuk. Kita tentunya sangat berharap, ke depan penggelolaan sampah-sampah ini menjadi lebih baik, dan dibarengi kesadaran warga yang tinggi dalam membuang sampah pada tempatnya, sesuai dengan waktu yang telah di tentukan," terang Ito, salah satu warga Rey II yang dekat dengan lokasi TPS di Komplek Perkantoran Pemkab Pulpis.

Dalam menyikapi hal tersebut, pihak terkait dalam hal ini bagian Kebersihan dan Jasa Kontruksi DPUPR Pulpis, Made mengakui memang sampah di sejumlah TPS sudah menumpuk dalam beberapa hari ini.

Hal itu, katanya, diakibatkan karena kebetulan hari libur nasional dan petugas kemungkinan masih ada yang pulang kampung untuk berlibur pada waktu itu. Dan hal ini sudah diintruksikan kepada petugas untuk secepat dibersihkan dari TPS untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Ya kita memang akui itu sedikit keterlambatan dari pihak kita, namun sudah kita suruh petugas supaya sampah-sampah di TPS itu dibersihkan dan hari ini sudah dilakukan pengangkutan menuju TPA," ungkap Made saat diwawancarai KabarKalteng di ruang kerjanya, Selasa (2/1/2018).

Sedikit ditambahkannya, bahwa pada tahun 2018 untuk permasalahan sampah yang berwenang sekarang oleh Dinas Lingkungan Hidup.

"2018 ini untuk persampahan itu dipegang oleh DLH, dan untuk hari ini masih tanggungjawab kami dalam membersihkan sampah yang masih menumpuk di TPS. Kita juga berterima kasih kepada warga/masyarakat dalam hal ini selalu proaktif dalam mengingatkan kami, semoga ke depannya masalah sampah ini akan lebih baik lagi," tutur Made.

"Pihak kami sudah melakukan pengangkutan dan sudah kita suruh lembur," katanya.[manan]


TAG