Rayakan Tahun Baru, Destinasi Wisata Sanggu Penuh

Print Friendly and PDF


BUNTOK – Puluhan ribu manusia, ‘’banjiri’’ hari pertama tahun baru 2018, yang disambut dengan perayaan dan hiburan tempat wisata di Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan.

Pantauan KabarKalteng, Senin (1/1/2018), kepadatan manusia yang hadir di tiga destinasi wisata yang berbeda, yang terletak di desa wisata Sanggu, yakni dua milik swasta Rawa Wendu (Rawen) dan Tanah Abang (TA), serta Dermaga Danau Malawe yang dikelola oleh pemerintah, meningkat berkali – kali lipat dibanding  hari libur biasa.

Diterangkan oleh pemilik sekaligis pengelola Rawa Wendu (Rawen), Barlamin, kehadiran pengunjung di hari tahun baru ini, mencapai 2.000 – 3.000 orang, atau melonjak hingga 300 – 400 persen dari hari libur biasa. Karena di hari libur akhir pekan, pengunjung Rawen bisa mencapai 400 – 500 orang perhari,

‘’Ini di luar dugaan, sebab prediksi sebelumnya berkisar antara 1.000 – 1.500 orang saja, kalau kita lihat dari penjualan tiket, mencapai 2.000 – 3.000 orang,’’ serunya.

Demikian pula dengan di Dermaga Danau Malawen, dijelaskan oleh Kepala UPTD Desa Wisata Sanggu, Edi Suhandi, peningkatan kunjungan capai 200 persen dibanding hari libur biasa, yakni berkisar antara 1.000 – 1.500 orang yang datang.

‘’Biasanya pengunjung hanya datang berkisar antara 300 orang perhari, tapi hari ini luar biasa destinasi wisata Danau Malawen ini, penuh mas,’’ ucap Edi, seraya menunjuk kearah pengunjung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sanggu, Korintus, mengaku cukup senang sekaligus kewalahan dengan kehadiran pengunjung yang di luar dugaan. Kondisi pengunjung yang membludak, membuat sarana dan prasarana pendukung destinasi pariwisata yang ada, menjadi kurang mendukung bagi situasi semacam ini.

Hal ini, menurutnya merupakan pekerjaan rumah bagi dirinya selaku Pemdes dan juga bagi Pemkab Barsel, untuk menyediakan sarana dan prasarana pendukung pariwisata, baik jalan akses, ketersediaan pelayanan kebersihan publik, kuliner dan lainnya, agar lebih layak lagi bagi para pengunjung.

Sebab Sanggu, yang merupakan destinasi wisata terdekat dari pusat kota Buntok, dan merupakan salah satu yang dicanangkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‘’Ini menjadi PR bersama antara masyarakat, Pemdes dan Pemkab Barsel, untuk menyediakan fasilitas pariwisata yang layak bagi publik, baik dari sisi pelayanan jalan, kebersihan, keamanan dan yang lainnya,’’ tukas Korintus berharap.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun KabarKalteng, dari tiga destinasi wisata yang ada di Sanggu, pengunjung di Desa Wisata Sanggu, Senin (1/1/2018), mencapai 10.000 lebih. Ini terlihat dari penjualan tiket, yang rata – rata satu tempat wisata, mampu menghabiskan lebih dari 10 blok tiket dalam kurun waktu setengah hari.

Pengunjung yang datang di Sanggu, bukan hanya berasal dari wilayah Barsel saja, namun juga berasal dari luar daerah, yakni Bartim, Batara, Murung Raya dan bahkan dari Kalimantan Selatan, seperti dari Tanjung Tabalong dan Amuntai.[tampetu/deni]


TAG