• Latest News

    Rabu, 24 Januari 2018

    Program Bedah Rumah Dituding tak Merata, Ini Tanggapan Kadis Disperkimtan

    PULANG PISAU - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan pada 2018 telah mengalokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 435 rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

    Namun dari kegiatan yang dikenal dengan program bedah rumah tersebut, ada sebagian masyarakat Pulpis yang menyebutkan program tersebut tidak merata.

    "Dari tahun 2016 kita sudah mengusulkan program tersebut untuk warga Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya. Namun hingga kini belum terealisasi di desa kami," ucap Kepala Desa Tanjung Taruna, Udin Agun, Rabu (24/1/2018) via WhatsApp.

    Menurut Udin Agun, sedikitnya ada 18 rumah di Desa Tanjung Taruna yang memelurkan bantuan dari pihak kementerian tersebut dan itu sudah diusulkan pihaknya

    "Padahal di tahun 2017 lalu ada sekitar 200 unit rumah di wilayah pulpis yang mendapat bantuan tersebut. Tidak satu pun di Desa Tanjung Taruna yang mendapatkan bantuan tersebut," katanya.

    Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perumahan, Pemungkiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Pulpis, Edy Purwanto Casmani, Rabu (24/1/2018) membantah hal tersebut. Menurutnya, pembagian program tersebut sudah merata di setiap desa yang ada di Bumi Handep Hapakat.

    Bahkan pihaknya telah menginstruksikan agar setiap desa setempat melalui pihak Kecamatan untuk mengusulkan warga mereka yang memerlukan bantuan tersebut, minimal setiap desa 30 unit.

    "Memang kita tidak bisa memastikan yang dapat itu siapa saja. Karena yang memverifikasi pihak kementerian dan provinsi Kalteng, kita hanya mengusulkan," ucap Edy Purwanto saat dikonfirmasi KabarKalteng usai menghadiri acara Pembekalan CPNS PTT di Aula Disdik kabupaten setempat.

    Ditegaskannya, terkait usulan dari desa di wilayah Kecamatan Jabiren Raya, hingga saat ini belum ada yang masuk ke pihaknya. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar pihak setempat segera mengusulkan ke pihaknya.

    "Jabiren Raya sampai saat ini usulannya belum ada masuk ke kita. Oleh karena itu kita harapkan untuk segera diusulkan. Sampai saat ini untuk tahun 2018 baru 165 unit yang telah diverifikasi dari 8 Kecamatan yang ada," tutupnya.[manan]
    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Program Bedah Rumah Dituding tak Merata, Ini Tanggapan Kadis Disperkimtan Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top