Pasca Uji Laboratorium, Limbah PT BAP Dinyatakan Aman

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Limbah milik pabrik pengolahan karet PT Bumi Asri Pasaman (BAP), yang beberapa waktu diuji laboratorium oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Selatan, ternyata tidak berbahaya.

Seperti informasi yang diberikan oleh Kepala DLH Barsel Ir HM Firman Purbiantoro, melalui Kasie bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Yusep SP, kepada KabarKalteng, Selasa (30/1/2018).

Berdasarkan hasil uji sampel, yang dilakukan oleh Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Nomor LHU 005/LHU/BLK-PKY/1/2018, dapat disimpulkan bahwa sampel limbah yang diambil, baik dari sampel limbah yang diambil dari pabrik PT BAP maupun sampel yang berasal dari pemukiman warga, terbukti tidak berbahaya.

Pasalnya dari hasil pengujian laboratorium tersebut, sampel limbah mengandung komponen berbahaya yang masih berada di bawah ambang batas, sesuai dalam ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 5 Tahun 2014, Tentang Baku Mutu Air Limbah.

"Sesuai dengan laporan hasil uji sampel dan mengacu dengan peraturan yang berlaku, limbah milik PT BAP tidak berbahaya," tukas Yusep.

Sebelumnya, Senin (27/11/2017), DLH Barsel melakukan pengambilan sampel di Desa Danau Sadar, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, untuk diuji laboratorium sebab diduga mencemari lingkungan warga dan dikhawatirkan berbahaya.

Pengambilan sampel yang dilakukan oleh DLH Barsel, meliputi sampel limbah yang berada di fasilitas pengolahan limbah milik PT BAP dan juga dari wilayah pemukiman warga.[tim redaksi]


TAG