• Latest News

    Selasa, 30 Januari 2018

    Mediasi antara Warga dan PT BNJM Belum Dapatkan Titik Temu


    TAMIANG LAYANG - Mediasi yang mempertemukan lima warga masyarakat Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur dengan pihak perusahaan PT Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM), terkait tuntutan ganti rugi warga masyarakat, yang tanahnya longsor diluar tanah yang sudah dibebaskan pihak PT BNJM tersebut, masih belum membuahkan hasil.

    Pertemuan yang difasilitasi oleh Kepala Desa Sumur tersebut, Senin (29/1/2018), dengan agenda mendengarkan apa yang menjadi tuntutan warga masyarakat terhadap pihak perusahaan PT BNJM.

    Masalah terkait tuntutan warga tersebut, diketahui terkatung-katung sejak tahun 2015 tanpa ada upaya penyelesaian, hal tersebut diungkapkan oleh Gusmiadi ( 36) salah satu dari kelima warga masyarakat, yang tanahnya Longsor akibat aktivitas  pengerjaan jalan haulling PT BNJM yang bergerak dibidang usaha pertambangan batu bara tersebut.

    "Semenjak tahun 2015 pihak perusahaan hanya berjanji terus, sementara realisasinya nol besar," ucapnya dengan nada kesal.    

    Gusmiadi juga meminta, agar tidak ada aktivitas perusahaan khususnya di Wilayah Desa Sumur, sebelum tuntutan ganti rugi belum dipenuhi oleh pihak perusahaan.

    "Saya harap, kedepannya tidak ada lagi aktivitas perusahaan, sebelum semua masalah terkait pembebasan lahan milik warga clean and clear," tegasnya, sembari menyindir kehadiran beberapa perwakilan PT BNJM yang menggunakan seragam dengan logo perusahaan lain.

    Sementara itu, Kepala Desa Sumur, Bastian SP, saat mengawali acara mediasi tersebut mengatakan, bahwa pihak pemerintah Desa Sumur dalam hal ini hanya sebagai penengah antara warga masyarakat dengan pihak perusahaan.

    Namun dalam kesempatan tersebut Bastian, menekankan agar setiap tuntutan warganya disertai dengan bukti kepemilikan tanah, beserta bukti lainnya sehingga nantinya akan bisa diketahui seberapa luas lahan atau tanah warga yang longsor diluar tanah yang sudah dibebaskan.

    "Harapan saya, agar pihak perusahaan secepatnya mengatasi masalah tersebut, agar tidak berlarut-larut," tegas Bastian mengingatkan.                              

    Menangapi tuntutan warga tersebut perwakilan PT BNJM Bidang operasional, Sugiharto, mengatakan akan secepatnya turun ke areal longsor yang menjadi permasalahan tersebut, guna mengetahui dampak yang ditimbulkan, serta berjanji akan secepatnya menuntaskan permasalahan apa yang menjadi tuntutan warga tersebut.

    Sedangkan terkait keinginan warga masyarakat, agar aktivitas perusahaan dihentikan sementara selama tuntutan ganti rugi belum dipenuhi. Sugiharto meminta agar kiranya aktivitas pengerjaan jalan haulling tersebut bisa tetap berjalan.

    "Kami ada intruksi dari pimpinan, supaya pengerjaan jalan tersebut bisa diselesaikan secepatnya, dikarenakan selama ini kita menggunakan jalan pertamina, sementara dalam waktu dekat jalan pertamina tersebut akan ditutup," dalihnya.[adi]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Mediasi antara Warga dan PT BNJM Belum Dapatkan Titik Temu Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top