Lima Pencuri Sarang Walet Dibekuk, Dua dalam pengejaran

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Kepolisian Resort (Polres) Pulang Pisau berhasil membeluk lima dari tujuh pelaku pencurian sarang burung walet di Desa Porwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Tim satuan Resmob (Buser) Polres Pulpis  berhasil membekuk lima orang komplotan pencuri sarang walet di Desa Porwodadi, Kecamatan Maliku (Pulpis). Namun, dua orang berhasil melarikan diri. Barusan saja kejadiannya," ujar Kapolres Pulpia, AKBP Dedy Sumarsono kepada sejumlah awak media, Jumat (12/1/2018) di Polres setempat.

Dikatakan Kapolres, kelompok pencuri sarang burung walet yang hari ini berhasil kita ringkus itu, telah melakukan aksi kejahatannya di tiga titik, yakni, dua di Kabupaten Gumas (Kurun) dan satunya lagi di Pulpis yang berhasil kita bekuk.

"Mereka beroperasi di tiga TKP, dua di Gumas dan satunya lagi di Pulpis dan Alhamdulillah berhasil kita tangkap," ujar Kapolres.

Diterangkan Kapolres, pelaku pencurian sarang burung walet itu melakukan aksinya dengan merusak dinding tembok bangunan walet dengan menggunakan palu/godam dengan cara bergantian. Selanjutnya, kata kapolres, setelah dinding bisa dibobol para pelaku langsung masuk ke area bangunan walet dengan membawa karung untuk menaruh hasil curiannya.

"Kelompok pencuri itu membobol dinding dengan godam dan mengikatkan pisau pada kayu panjang untuk menjolok sarang walet. Lalu hasilnya dimasukan mereka ke dalam karung," terangnya.

Ditambahkan Kapolres, mendapat laporan dari masyarakat, sekitar kurang lebih setengah jam Buser datang dan melakukan pemantauan dan penangkapan. Namun, saat pihak Resmob melakukan penangkapan, sempat terjadi perlawanan oleh pihak pencuri dengan menggunakan pisau yang diikat dengan potongan kayu bambu.

Meski begitu pihak Resmob berhasil melumpuhkan dua orang dengan timah panas dari moncong senjata yang mereka gunakan dan akhirnya pelaku dapat ditangkap.

"Ya kita mendapatkan telpon dari warga, bahwa ada orang yang mencuri di bangunan sarang walet milik Budi Suyono, terus salah seorang warga melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Maliku, selanjutnya melakukan koordinaai dengan satuan Resmob (Buser). Saat itu juga pihaknya mendatangi bangunan walet dan ternyata memang benar ada orang, melihat hal tersebut pihaknya langsung melakukan penangkapan dan sementara 2 orang lainnya sempat melarikan diri. Tapi ini masih dalam proses pengejaran," tutur Kapolres dari kronologis penangkapan kelompok pencuri sarang walet tersebut.

"Dan semoga juga dalam waktu dekat ini semua komplotan-konplotan pencuri sarang walet, khusus di wilayah hukum Polres Pulpis dapat kita bekuk," tandasnya.

Sementara dari pantauan KabarKalteng di Mapolres setempat, barang bukti hasil kejahatan para pelaku, yakni, satu buah palu/godam, sejumlah senter, linggis, penjolok sarang walet, gergaji besi, sarang walet di dalam karung kecil yang masih belum ditimbang dan sepucuk senja airsoftgun dan informasi dari pelaku yang dibekuk, dua orang temannya yang melarikan diri itu bahkan menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Diketahui pula, kepala kelompok pencuri itu atas nama Mangut warga Kurun.[manan]


TAG