Kembali Orang Utan Diamankan BKSDA Kalteng

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menerima satu ekor orang utan yang masih dikategorikan anak-anak dari masyarakat Desa Paringin, Kabupaten Gunung Mas.

Kondisi orang utan yang berusia 4 tahun tersebut saat diterima oleh tim BKSDA dalam keadaan liar dan mengalami dehidrasi serta kelaparan. Menurut informasi dari masyarakat yang menemukan orang utan tersebut, orang utan yang masih kecil itu sebenarnya terpisah dengan induknya saat mereka sedang mencari makan di areal perkebunan sawit yang dekat dengan pemukiman warga.

Kemudian agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, penemuan anak orang utan itu segera dilaporkan pada aparat pemerintah setempat hingga selanjutnya segera ditindaklanjuti oleh tim BKSDA Kalteng.

Hal ini dibenarkan oleh kepala BKSDA Kalteng, Nandang Prihadi saat dikonfirmasi awak media di kantornya tadi pagi (22/1/2018) di Palangka Raya.

"Iya benar tim BKSDA kami telah menerima satu orang utan yang masih kecil dan liar dari masyarakat yang berada di Kabupaten Gunung Mas. Saat ini orang utan tersebut dalam pengawasan dan perawatan kami. Bilamana kondisinya sudah baik, sesegera mungkin akan kami lepaskan lagi di tempat lain yang kondisi hutannya masih baik," ujar Nandang pada awak media.

Lebih lanjut Nandang mengharapkan adanya partisipasi masyarakat. Apabila terjadi konflik antara manusia dengan hewan liar seperti orang utan, segera saja hubungi Call center yang dimiliki oleh BKSDA Kalteng di nomor 0822-5354-8795.

"Call center kami siap melayani 24 jam," ujar Nandang menutup pembicaraan dengan awak media.[daniel]



TAG