• Latest News

    Sabtu, 27 Januari 2018

    Jangan Takut Intimidasi Oknum LSM atau Wartawan Nakal, Laporkan!!


    PULANG PISAU - Besarnya kucuran dana yang disalurkan pemerintah pusat untuk pembangunan desa, baik Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) tampaknya menjadi salah satu incaran sejumlah oknum yang ngaku sebagai aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun oknum wartawan nakal.

    Santer informasi berseliweran adanya oknum-oknum nakal yang sering melakukan intimidasi terhadap aparat desa terkait penggunaan dana tersebut.

    Parahnya lagi, oknum nakal tersebut dikabarkan sering mengancam sejumlah kepada desa dan aparaturnya. Apabila tidak memberikan sejumlah uang maka akan dilaporkan ke pihak berwajib.

    "Kadang-kadang sering sejumlah oknum yang mengatasnamakan wartawan maupun LSM sering mengancam aparat desa, apabila tidak memberikan sejumlah uang, akan melaporkannya kepada pihak berwajib," ujar salah satu aparatur desa di Kecamatan Kahayan Hilir yang tidak mau disebutkan namanya saat dibincangi KabarKalteng, Sabtu (27/1/2018) di lokasi taman kota setempat.

    Dia mengatakan, selain meminta-minta uang juga sering menyebut kegiatan yang ada di desa salah alias tidak benar dalam proses pengerjaannya. "Padahal, salahnya di mana, kita sudah sesuai dengan aturan yang ada," ucapnya.

    Hal demikian, tambahnya, menimbulkan ketidaknyamanan bagi aparatur desa yang sering diminta-mintai sejumlah oknum tersebut, sehingga pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam hal ini salah satunya pihak Kejaksanan Negeri Pulpis.

    "Jika ada oknum yang ngaku LSM maupun wartawan yang malakukan intimidasi, silahkan laporkan kepada pihak yang berwajib," kata aparatur desa tersebut mengulang ucapan dari pihak kejaksaan.

    Sementata itu, Wakil TP4D Kejaksaan Pulpis, Dwi Hastaryo yang juga menjabat Kasi Datun membenarkan, kalau pihaknya mendapat kabar adanya sejumlah oknum yang katanya LSM dan wartawan yang sering meminta-minta uang dengan pihak desa di wilayah Kahayan Hilir.

    Dwi juga menyampaikan kepada Kades dan perangkat desa lainnya, untuk tidak perlu takut dalam menjalankan tugas-tugasnya dan melaksanakan program pembangunan desa dengan menggunakan DD. Asalkan bekerja sesuai dengan aturan yang di tentukan. Jika bekerja dengan benar, kenapa mesti takut dengan ancaman dilaporkan.

    "Jika ada oknum yang mengatasnamakan LSM atau Wartawan yang melakukan intimidasi dan meminta sejumlah uang, silahkan melapor kepada pihak yang berwajib," terang Dwi.

    Sedikit dijelaskannya, pihaknya sudah membentuk Tim Pengawalan, Pengamanan, Pembangunan dan Pemerintah Daerah (TP4D). Jadi, peran TP4D adalah untuk memberikan pendampingan dan pengawalan terhadap penggunaan dana desa (DD).

    Apabila pembangunan yang akan dilaksanakan di desa itu membutuhkan pendampingan, maka pemerintah desa harus mengajukan permohonan kepada TP4D kejaksaan. Tidak semua program pembangunan bisa mendapatkan pendampingan. Hanya program-program yang bersifat strategis saja yang bisa dilakukan pendampingan TP4D.

    Salah satu, tujuan dari pendampingan TP4D itu, lanjutnya, untuk mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah desa.

    "Sesuai tugasnya, TP4D akan terus mensosialisasikan dan berupaya melakukan pencegahan terhadap penggunaan dan penggelolaan DD. Makanya, jika ada kendala dalam penggunaan DD, Kepala Desa bisa konsultasi kepada TP4D Kejaksaan Pulang Pisau. Sehingga, pembangunan di desa akan berjalan sesuai aturan dan terhidar dari tindak pidana korupsi," pungkasnya.[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Jangan Takut Intimidasi Oknum LSM atau Wartawan Nakal, Laporkan!! Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top