• Latest News

    Senin, 15 Januari 2018

    Ary: Ibu Hamil Harus Dibantu Tenaga Kesehatan


    KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat SH melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Desa Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Senin (15/1/2018) pagi.

    Kedatangannya beserta rombongan TP PKK Kabupaten Kapuas disambut oleh Kepala Desa Pulau Mambulau Alfianoor, Ketua TP PKK Kecamatan Bataguh, Ketua TP PKK Desa Pulau Mambulau beserta jajaran serta warga masyarakat desa yang hadir.

    Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan oleh Ketua TP PKK berupa sembako kepada lansia, penyerahan makanan tambahan untuk ibu hamil, makanan tambahan bayi Bawah Garis Merah dan pemberian kaos kepada Kader Posyandu

    Ary Egahni dalam sambutan dan arahannya berharap Rumah Tunggu Kelahiran yang ada di Kecamatan Bataguh agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena menurut dia, masih banyak ibu-ibu yang berusia produktif yang akan hamil dan melahirkan. Untuk itu, ia meminta agar ibu-ibu yang hamil, ketika melahirkan harus ditangani dan dibantu oleh tenaga kesehatan.

    “Sebagai ibu yang akan melahirkan bahkan sesuai dengan tahapannya yaitu menyusui dan seterusnya yang terutama harus sehat dan berbahagia, serta memahami bahwa kehamilan ketika pada saat melahirkan harus ditangani dan dibantu oleh tenaga kesehatan,” ungkapnya.

    Ia berharap adanya kerja sama dan kesadaran para ibu-ibu hamil apabila ketika melahirkan dibantu oleh Bidan dan Perawat di tempat sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia, karena semua dilayani dengan gratis tanpa dipungut biaya.

    “Pertama saya berharap semua melahirkan di prasarana kesehatan yang tujuannya adalah apabila terjadi kasus khusus dimana ibu-ibu melahirkan terjadi kesulitan tertentu maka bidan akan memberikan rujukan ke Puskesmas atau di rujuk lagi ke rumah sakit umum daerah,” terangnya.

    Ary pun menghimbau juga kepada para bidan kampung untuk bekerja sama dengan bidan yang memang sebagai tenaga kesehatan resmi untuk membantu kelancaran ibu-ibu yang melahirkan.

    Selain itu, lanjut dia, terkait penyebaran penyakit Difteri yang penyebabnya adalah seorang bayi sampai balita yang tidak lengkap imunisasinya, ia menyarankan para ibu-ibu untuk mengaktifkan KMS yaitu Kartu Menuju Sehat.

    “Apabila anak sehat mudah-mudahan anaknya menjadi anak yang pintar. Jangan datang ke Posyandu kalau sudah ada pembagian makanan tambahan buat bayi saja. Setiap bulan harus datang, paling tidak ibu-ibu yang baru melahirkan,” tekannya.

    Dalam kesempatan itu, ia menaruh penghargaan kepada para Kader Posyandu yang mana sudha diberikan penghargaan oleh Bupati Kapuas kepada kader yang sudah melayani dan berprestasi 10 tahun lebih dalam melayani masyarakat.

    Kemudian, Ary menghimbau agar di bulan Februari dan Agustus, bagi ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita untuk datang ke Posyandu terdekat agar diberikan Vitamin A. Oleh karena itu, ia meminta kerja sama kepala UPT Puskesmas untuk berkordinasi dengan Kepala Desa tentang ketersediaan Vitamin A, jangan sampai ada bayi atau balita yang terlewati untuk diberikan Vitamin A.

    Bagi 40 anak yang berada di bahwa Garis Merah yaitu memiliki gizi yang kurang atau buruk, ia berharap adanya kordinasi antara Kepala Desa, Kader Posyandu dan seluruh warga desa untuk menuntaskan hal tersebut supaya tidak ada lagi bayi dan balita dibawah garis merah.

    “1000 hari pertama kehidupan sejak dalam kandungan sampai umur dua tahun harus diperhatikan tumbuh kembangnya anaknya dengan memberikan makanan yang bergizi yang bisa didapatkan mudah di lingkungan sekitar sambil bertanya dengan tenaga kesehatan yang ada untuk kandungan gizinya,” imbuhnya.

    Untuk itu, istri orang nomor satu di Kapuas itu meminta agar Program Hatinya PKK digalakkan lagi untuk menanam sayur  yang bergizi dan anak-anak harus diajarkan untuk rajin memakan ikan karena terdapat kandungan gizi yang penting.

    Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Bataguh H Suparman dalam laporannya menjelaskan bahwa Puskesmas Pulau Kupang membawahi 8 desa dan seluruh desa di Kecamatan Bataguh untuk tenaga kesehatannya sesuai Program Bupati Kapuas sudah ditempati oleh satu bidan dan satu perawat.

    “Untuk Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Pulau Kupang semuanya ada 24 Posyandu dengan kader 102 orang. Khusus Desa Pulau Mambulau Posyandunya ada empat dengan kader 24 orang,” jelasnya.[angga]

     


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ary: Ibu Hamil Harus Dibantu Tenaga Kesehatan Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top