37 CPNS PTT Pemkab Pulpis Diberi Pembekalan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Sebanyak 37 Calon Pegawai Negeri Sipil dari (CPNS) Program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan dan Tenaga Harian Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian diberi pembekalan.

"Di sini saya jelaskan (PTT) dan Tenaga Harian penyuluh pertanian menjadi CPNS ini merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan dan tenaga teknis penyuluh pertanian," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Saripudin, Rabu (24/1/2018) di Aula Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

37 CPNS yang diberi pembekalan tersebut adalah tenaga kesehatan sebanyak 24 orang dan penyuluh pertanian sebanyak 13 orang.

Menurut Saripudin, 37 CPNS yang diberi pembekalan selama tiga hari dari 24 sampai 26 Januari 2018 ini sebagai upaya mempersiapkan pegawai negeri yang berintegritas, disiplin dan berkompeten.

"Pembekalan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan pengetahuan, keterampilan dan mewujudkan sikap perilaku serta menumbuhkan sikap disiplin CPNS dalam setiap menghadapi tugas yang diembannya nanti," kata Saripudin.

Mengingat, lanjut Saripudin, nantinya sasaran yang ingin dicapai calon PNS di lingkup Pemkab Pulpis pengetahuan serta dapat membantu dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi selaras dengan visi dan misi pemerintah setempat.

"Intinya di sini CPNS harus mengutamakan pengabdian, kejujuran dan keikhlasan dalam setiap melaksanakan tugas yang diemban sebagai abdi negara," tandasnya.

Sedikit ditambahkannya, pembekalan ini juga dimaksudkan agar saudara siap untuk mengikuti diklat pra jabatan yang merupakan syarat pengangkatan CPNS menjadi PNS.

"Nantinya para CPNS ini siap menjadi abdi masyarakat dan abdi negara yang profesional dalam melayani masyarakat," ucap Saripudin.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Pulpis, H Edy Pratowo yang juga disampaikan Saripudin mengatakan, bahwa dalam menghadapi masa politik yaitu Pilkada serentak 2018 di Kabupaten Pulpis ini. "Kembali kita ingatkan untuk seluruh ASN atau CPNS untuk tetap menjada netralitasnya. Jangan sampai terlibat dalam politik praktis," tegasnya.[manan]

TAG