Rumah Bendahara Desa Tampa Ludes Terbakar

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG - Ditinggal lembur oleh pemilik, sebuah rumah di desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, ludes dilalap si jago merah.

Sekitar pukul 23.50, Rabu malam (6/12/2017), warga desa Tampa, Kecamatan Paku, Bartim, digegerkan oleh teriakan minta tolong seorang anak. Teriakan minta tolong di tengah malam buta itu, ternyata akibat kejadian terbakarnya sebuah rumah milik Suriono (46), yang berprofesi sebagai Bendahara Desa Tampa.

Kepada Kabar Kalteng, Emisluni (48), yang merupakan istri Suriono, menceritakan kronologi kejadian. Emisluni yang pada saat kejadian, tidur bersama anak bungsunya, di warung mereka yang berjarak sekitar dua puluh meter dari rumah yang terbakar, sontak dikagetkan oleh teriakan salah seorang anaknya, yang pada saat kejadian bertiga dengan anak - anaknya yang lain tidur di rumah yang terbakar tersebut.

Emisluni yang terbangun, kemudian bergegas menyelamatkan anak - anaknya yang masih berada di dalam rumah. "Saya kaget dan bergegas menyelamatkan anak - anak saya, yang saat itu masih berada dalam rumah yang terbakar. Sempat juga mencoba menyelamatkan sebagian harta benda, namun karena apinya sudah terlalu besar, saya tidak sanggup," sesalnya.

Akibat kejadian tersebut, keluarga Suriono, ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp500 juta.

"Segala surat menyurat berharga, sepeda motor dan harta yang lainnya ludes terbakar, sekarang yang tersisa hanya warung saja, tapi syukur anak - anak masih bisa selamat semua," ungkap Suriono dengan nada sedih.

Sempat dibantu oleh warga, yang datang membawa peralatan seadanya seperti ember serta mobil pemadam kebakaran yang meskipun datang terlambat, karena berbagai kendala, untuk memadamkan api. Namun karena api yang sudah terlanjur membesar, membuat rumah Suriono tetap saja ludes terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.[adi]


TAG