Desa Tampa Pungut Biaya Sertifikasi Tanah, Aturannya Gratis atau Bayar?

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG - Program Sertifikasi tanah gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat melalui ATR/BPN, tampaknya tidak berlaku di Kabupaten Barito Timur. Inj karena masyarakat desa yang mau mengurus sertifikasi tanah mereka, kabarnya masih dipungut biaya oleh Pemerintah Desa Tampa, Kecamatan Paku, Bartim.

Salah satu warga desa Tampa, yang namanya tidak mau dipublikasikan, mengaku bingung dengan kebijakan pemerintah desa Tampa. Terkait pungutan pengurusan sertifikasi tanah yang dilakukan oleh Pemdes Tampa, yakni sebesar Rp200.000 per tanah yang akan disertifikasi.

"Saya bingung, sebenarnya yang mana yang benar, bayar atau gratis? Kebijakan Pemerintah Pusat melalui ATR/BPN, katanya sertifikasi gratis, tapi kok dipungut oleh Pemdes? Yang jadi masalah itu, karena tidak adanya sosialisasi sebelumnya, baik oleh Pemdes maupun pihak ATR/BPN Bartim, menyangkut hal ini," keluhnya.

Ditemui di rumahnya, Rabu (20/12/2017), Kepala Desa Tampa, Dubinata membenarkan bahwa pihaknya memang melakukan pungutan terkait sertifikasi tanah di Desa Tampa. Namun ia beralasan, bahwa pungutan tersebut didasari aturan SKB 3 Menteri yang menyatakan Kalimantan Tengah merupakan masuk Kategori III, yakni biaya maksimal pungutan sebesar Rp250.000 per tanah. 

"Kita tidak mengada - ada, sesuai dengan aturan dan biaya tersebut merupakan, digunakan untuk administrasi desa dan biaya pengukuran dan kebutuhan lainnya, terkait sertifikasi tanah tersebut," kilahnya.

Menelusuri hal tersebut, KabarKalteng, mendatangi Kepala ATR/BPN Bartim, Jhonson Ginting SH MA, melalui Kasi Infrastruktur Pertanahan, Azis Amri ST di Kantornya. Ia kemudian menjelaskan, bahwa pihak ATR/BPN memang tidak pernah membuat aturan pungutan biaya, melainkan itu merupakan kebijakan Pemdes masing - masing. 

"Pungutan biaya terhadap sertifikasi tanah itu bukan ranah kami. Kebijakan masing - masing desa saja, nantinya meminta kontribusi berapa sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Desa Tampa sendiri, diketahui telah ada 80 orang yang mendaftar dari jatah sertifikasi tanah gratis sebanyak 500 lembar.[adi]


TAG