Mengamuk Bawa Sajam, IS Langsung dibekuk

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS – Bermaksud ingin menenangkan IS (27) yang pada saat itu membawa senjata tajam (sajam) jenis mandau, Yan Sudiro (55) harus menderita kerugian materiil hingga Rp15 juta akibat perbuatan IS yang tiba-tiba mengamuk, Minggu (29/10/2017).

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar SH SIK MH melalui Kapolsek Kapuas Tengah Iptu John Digul Manra SE mengatakan, lokasi kejadian tersebut berada di Desa Bajuh RT 04, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

“Pada saat itu korban berada di dalam kamar dan mendengar suara keributan kemudian korban keluar kamar dan melihat tersangka IS sedang membawa senjata tajam jenis mandau. Pada saat akan ditenangkan oleh korban, tersangka tidak terima dan mengejar korban keluar rumah. Melihat korban berhasil meloloskan diri tersangka IS langsung melampiaskan amarahnya dengan melakukan pengrusakan terhadap barang milik korban berupa satu unit televisi serta mobil milik korban yang diparkir disamping rumah,” ucap Iptu John Digul menceritakan kronologis kejadiannya, Rabu (01/11/2017).

Akibat perbuatannya, tersangka IS yang merupakan warga Desa Sei Ringin Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalteng terancam hukuman 10 tahun penjara. “Sesuai dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomo 12 Tahun 1951 dimana tersangka IS telah membawa, menguasai senjata tajam tanpa ijin yang dilakukan untuk melakukan pengrusakan,” tutur Iptu John Digul menutup pembicaraan.[rilis/maradona]


TAG