Masyarakat Diminta Aktifkan Siskamling

Print Friendly and PDF


KASONGAN – Tindak pidana pencurian sarang burung walet dan peralatannya, marak terjadi di Kota Kasongan, Kabupaten Katingan. Beberapa warga mengaku telah menjadi korban, dan telah melapor ke pihak berwajib.

Baru-baru ini, polisi berhasil menangkap kawanan pencuri yang masih berstatus siswa SMA. Belakangan, warga diresahkan lagi akibat terjadinya pencurian hewan ternak.

Terkait itu, Ketua DPRD Katingan, Ignatius Mantir Ledie Nussa angkat bicara. Berdasarkan informasi yang dia dapat, memang saat ini sedang marak terjadi pencurian sarang burung walet dan peralatanannya. Ada juga warga yang kehilangan hewan ternak sapi dan sepeda motor.

“Pihak yang berwajib perlu mengambil langkah, agar bagaimana caranya mengantisifasi hal ini,” ujarnya, Kamis (16/11/2017) kemarin.

Menurutnya, masyarakat juga perlu mengaktifkan siskamling dan ronda malam di tiap  desa dan lingkungannya masing-masing. Terutama di sekitar bangunan sarang burung walet, karena sering menjadi incaran pencuri.

“Pelaku tergolong berani, bahkan bangunan walet yang berada di dekat rumah saja bisa dibongkar,” sebut Politisi PDI Perjuangan ini.

Mantir mengaku prihatin, karena pelaku pencurian peralatan sarang burung walet yang tertangkap baru-baru ini masih bersrartis siswa setingkat SMA.

“Keberaniannya terlalu luar biasa, mudah-mudahan ini bisa diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, harus dilihat juga, kalau memang masih bisa dibina. Pasalnya, mereka masih dibawah umur,” ucapnya.

Dia berharap, hal-hal semacam ini ke depannya bisa dicegah sedini mungkin. Kembali dia mengingatkan, agar masyarakat juga harus proaktif membantu pihak keamanan. Jika terjadi tindak kriminal, segera melapor ke pihak kepolisian tergekat agar bisa langsung ditindaklanjuti.

“Penjagaan tiap kampung dan desa harus dibentuk dan diaktifkan lagi. Untuk mengantisifasi hal-hal tidak diinginkan,” tambahnya.[triokta]


TAG