• Latest News

    Kamis, 12 Oktober 2017

    Terhempas Tali Tambat, ABK Tugboat Tewas


    BUNTOK - Nasib nahas menimpa Syafrizal (37), pekerja buruh harian lepas di kapal yang dinakhodai oleh Lorencius Parno (42). Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Kawan Kita 1, asal Jambi ini tewas setelah kehilangan banyak darah akibat luka benturan di kepala.

    Kamis (12/10/2017), bertempat di Desa Jelapat, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, sekitar pukul 07.00 waktu setempat, ketika tongkang pengangkut Coconut Palm Oil (CPO) BG Citra Bakti yang ditarik tugboat Kawan Kita 1 hendak berangkat.

    Namun karena tali toing (tambat) yang jaraknya jauh, sekitar 150 meter dari posisi kapal, tidak dapat ditarik manual, karena tersangkut sampah kayu yang banyak di sungai Barito. Ini nembuat tali tambat tersebut harus ditarik menggunakan kapal tugboat Kawan Kita 1.

    "Tali tambat yang ditarik dengan kapal tugboat, tiba - tiba mengencang dan kemudian menghantam korban, yang pada saat itu berdiri di atas tongkang dekat dengan tali tambat. Korban kemudian terhempas di atas tongkang, pelipis kirinya menghantam keras dan pecah mengucurkan banyak darah," tutur AKP Budiono, Kapolsek Dusun Selatan.

    Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Jaraga Sasameh, Buntok. Namun karena kondisi pendarahan di kepalanya tidak bisa dihentikan, korban pun akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

    "Jenazah korban masih di RS Jaraga Sasameh Buntok, menunggu hasil investigasi, barulah bisa diputuskan akan dipulangkan ketempat asalnya di Jambi," terang Budiono.[rilis/tampetu]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Terhempas Tali Tambat, ABK Tugboat Tewas Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top