Surga Wisata di Balik Keindahan Desa Patai

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG - Desa Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, menawarkan pesona wisata bak surga. Rona jingga sinar mentari di sore hari, menebarkan pesona yang menenteramkan hati.

Di sambut tawa riang petani, yang mengakhiri hari setelah lelah bekerja di sawah dan ladang. Danau, rawa dan sungai, adalah topografi panorama yang ditampilkan Desa Patai.

Sekelumit informasi diberikan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Bartim, Drs Ruspandi Dena MBA, melalui Staf Bidang Pemasaran Pariwisata Disporabudpar Bartim, Debbi Leriantoni kepada Kabar Kalteng, Senin (16/10/2017) di kantornya.

"Pesona yang sangat potensial untuk dikembangkan, menjadi objek wisata alam di Bartim," ucap Debbi.

Selain menawarkan panorama alam susur sungai dan danau, Desa Patai juga merupakan zona peternakan kerbau rawa dan tempat pemancingan alami.

"Pokoknya indah dan banyak aktivitas yang bisa dilakukan di wilayah desa Patai," tukas Debbi.

Namun sayangnya, dilanjutkan Debbi, wilayah dimaksud belum mendapatkan perhatian khusus, baik oleh Pemda maupun pihak swasta. Maka oleh sebab itu, Disporabudpar Bartim mulai memprioritaskan Desa Patai untuk dipromosikan sebagai destinasi wisata alam dan konservasi.

"Untuk ke depannya kami (Disporabudpar) akan semakin gencar, dalam hal mempromosikan daerah ini (Patai), untuk mengundang wisatawan baik lokal maupun luar supaya minat berkunjung ketempat ini," janjinya.

Di lain pihak, Pendi (41) warga desa Patai sangat mengharapkan sentuhan, baik dari Pemerintah Kabupaten Bartim maupun pihak swasta agar bisa dan mau menanamkan investasi mereka, guna mengembangkan potensi alam yang ada di Desa Patai.

"Harapan saya sebagai masyarakat, wilayah ini (Patai) bisa diperhatikan oleh pemerintah Bartim dan swasta untuk berinvestasi mengembangkan wilayah Patai jadi tempat pariwisata, guna meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat Bartim," harapnya.[adi/tampetu]


TAG