Simpan Senpi Rakitan, AN Digiring ke Polres Kapuas

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Setelah melakukan penyelidikan terkait kepemilikan senjata api rakitan ilegal, Satuan Reserse Polres Kapuas yang dipimpin langsung Kasatreskrim AKP Iqbal Sengaji SIK, akhirnya berhasil membekuk AN (23), warga Desa Bukit Batu RT 01 Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (14/10/2017) sekitar pukul 17.07 WIB.

AN dibekuk setelah kedapatan menyimpan satu buah senpi rakitan jenis pistol di atas plafon Pos Perhubungan DAS Sei Murui Desa Bukit Batu Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, SH SIK MH melalui Kasatreskrim AKP Iqbal Sengaji SIK mengatakan, tersangka AN akan dikenakan pasal 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951.

“Terkait dengan kepemilikin senpi rakitan ilegal tersebut, yang bersangkutan melanggar UU nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun dan maksimal seumur hidup,” ungkap AKP Iqbal melalui rilisnya  Senin (16/10/2017).

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa Polres Kapuas akan terus melakukan penindakan terhadap warga masyarakat yang diduga memiliki senpi illegal baik rakitan maupun organik. 

"Senpi ini sangat berbahaya karena bukan tidak mungkin akan dipergunakan untuk melancarkan aksi kejahatan yang bisa saja merenggut korban jiwa," ucap AKP Iqbal.

Sebelum menutup pembicaraan, Kasatreskrim berpesan kepada masyarakat Kabupaten Kapuas yang memiliki senpi ilegal baik rakitan maupun organik untuk segera menyerahkan senpi tersebut kepada pihak Kepolisian baik secara langsung ataupun meminta bantuan dengan aparat desa setempat.

“Kami sangat bangga dan sangat mengapresiasi betul keinginan warga yang ingin menyerahkan senpi rakitannya dengan ikhlas kepada pihak Kepolisian,” tutup Kasat Reskrim.[deni]


TAG