Penyaluran DAK Gagal, Dewan akan Panggil Dinas PU


TAMIANG LAYANG - Anggota DPRD  Kabupaten Barito Timur akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terkait gagalnya penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK), Bartim tahap II tahun anggaran 2017.

"Sangat memprihatinkan, dan kenapa harus gagal tersalurkan?," tanya anggota Komisi III DPRD Bartim, Depe SE, Senin (23/10/2017).

Gagalnya penyaluran DAK tahap II tahun anggaran 2017 Bartim, dari Pemprov Kalteng, khususnya bidang air minum Rp2,17 miliar dari Rp3,11 miliar dan bidang Bina Marga Rp16,54 miliar dari Rp23,64 miliar, merupakan satu kerugian besar bagi Daerah. Sebab masih ada banyak pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi dan menjadi skala prioritas.

"Karenanya kami anggota Komisi III  DPRD akan memanggil dinas teknis terkait untuk mengetahui kejelasan terkait tidak bisa tersalurkannya DAK 2017 tahap II tersebut," tandas Depe.

Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda ) Kabupaten Bartim, Unriu Ngubel. Dia menyayangkan tidak tersalurnya DAK 2017. Pasalnya dana yang sudah teranggarkan tersebut, tentu sangat bermanfaat bagi kemajuan pembangunan di Bartim.

"Harapannya ini bisa dijadikan suatu pembelajaran untuk tindak lanjut ke depan agar tidak terulang kembali seperti tahun sebelumnya," tukas Unriu.

Keterlambatan informasi, menyangkut perubahan dan penerbitan peraturan Pemerintah, baik Peraturan Kementerian dan Peraturan Presiden harusnya menjadi perhatian cepat oleh daerah. Sebab seperti pemberitaan sebelumnya, benturan antara perubahan aturan dan penerbitan aturan barulah, yang menyebabkan DAK Bartim tahap II 2017, gagal tersalurkan.[tampetu]

TAG