Hadapi Penilaian Adipura, Dinas PUPRPKP Kapuas Tingkatkan Mekanisme Pengelolaan Persampahan

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Salah satu penyumbang poin yang nilainya signifikan hingga Kota Kapuas meraih piala Adipura adalah pengelolaan persampahanan.

Karena itu, untuk persiapan penilaian Adipura dan menuju Adipura Kirana, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Bidang Kebersihan Kabupaten Kapuas melakukan berbagai upaya perbaikan mekanisme pengelolaan persampahan, khususnya di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Handil Palingit.

Hal tersebut seperti dikatakan Ahmad Isnaeni ST MT Kabid Kebersihan Dinas  PUPRPKP Kabupaten Kapuas. "Pada saat pemaparan, apa saja yang menjadi target, nantinya menjadi tolak ukur dalam penilaian Adipura," ungkapnya, Senin (2/10/2017).

Melalui bidang yang dipimpinnya, lanjutnya, akan dibangun infrastruktur jembatan timbang di lokasi TPA. Selain itu akan dibangun juga Depo Pilah Sampah (DPS). Menurutnya untuk anggarannya sudah diusulkan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2017 ini.

Isnaeni mengatakan, banyak nilai plus jika memiliki DPS, karena umur layanan TPA bisa diperpanjang yang tadinya hanya 5 tahun bisa menjadi 10 tahun. Ini untuk menghindari overload sampah karena keterbatasan lahan, mengingat saat ini sampah yang masuk ke TPA Palingit antara 8 sampai 10 meter kubik per harinya.

DPS jika dikelola secara baik dan benar dari sampah bisa mendatangkan nilai ekonomis. "Adanya Depo Pilah Sampah, umur layanan TPA bertambah, menghindari overload sampah karena keterbatasan lahan
Jika dikelola secara baik dan benar sampah bisa mendatangkan nilai ekonomis," pungkas Isnaeni.[zulkifli]


TAG