Dua Hari Pelayanan Buruk, Ini Jawaban PDAM

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Buruknya pelayanan pendistribusian air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Selatan dituding PDAM Barsel dipicu oleh pemadaman listrik oleh PLN.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur PDAM Barsel, Marianto melalui Kabid Umum PDAM Barsel, Bon Bella, Senin (23/10/2017).

"Kami (PDAM), memohon maaf yang sebesar - besarnya, kepada seluruh pelanggan di Buntok dan sekitarnya, sebab beberapa hari pelayanan kami memburuk, dikarenakan mesin operasional kami masih bergantung dengan PLN," ucap Bon.

Mesin operasional PDAM yang bertenaga listrik, yang tenaganya bersumber dari PLN, menurut Bon adalah kendala utama pelayanan. Apabila tiba - tiba PLN melakukan pemadaman listrik mendadak, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Meskipun PDAM Barsel, mempunyai genset sendiri berkapasitas 66 KPA. Namun karena biaya pengoperasiannya sangat mahal, maka kerugian besar apabila harus digunakan secara terus menerus.

"Kami punya mesin genset sendiri, tapi kan kalau PLN tidak ada pemberitahuan sebelumnya melakukan pemadaman listrik. Mungkin oleh kendala tumbang kayu atau kendala alam lainnya secara mendadak, maka genset tidak akan kami hidupkan. Sebabnya kami (PDAM) rugi kalau harus mengoperasikan genset, namun tidak tahu berapa lama waktu pemadaman listrik PLN," terang Bon.

Selain itu ditambahkan Bon, keterlambatan pendistribusian air juga diakibatkan oleh kendala teknis biasa. Sebab mendistribusikan air, tidak seperti pendistribusian listrik.

"Kalau air kan hidup mesin, tidak serta merta air bisa langsung disalurkan harus lewat proses pompanisasi dulu, jadi butuh waktu agar bisa sampai ke pelanggan. Tidak seperti listrik, yang saat hidup mesin, bisa langsung sampai kepelanggan," jelas Bon.

Sebelumnya, seperti dilansir oleh media online banyak pelanggan PDAM yang merasa kecewa, akibat pelayanan PDAM yang memburuk beberapa hari belakangan.

Distribusi air bagi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Selatan sangat mengecewakan. Betapa tidak! Selama kurang lebih 3 (tiga) hari, yakni sejak Selasa (19/10/2017) sampai Kamis (21/10/2017), PDAM Barsel mengalami gangguan pendistribusian air kepada pelanggannya di Buntok dan sekitarnya.

Kondisi ini terang saja membuat resah para pelanggan yang ada seputaran ibukota kabupaten, berjuluk Bumi Dahani Dahani Tuntung Tulus tersebut.

Berdasarkan informasi warga setempat, distribusi air kepada pelanggan yang ngadat terjadi di wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Kelurahan, Jalan Pelita, Jalan Karabung, dan sejumlah ruas jalan dalam kota lainnya.

“Buset cukup sudah penderitaan leding gak jalan. PDAM Buntok sudah 3 hari ini ngadat. Selama 3 hari juga kita ngga mandi. Tolong dialirkan untuk Jalan Pahlawan Atas. Kada mandi pagi ini efek kada dapat air kada jalan. PDAM Buntok ada apa dengan mu? Mungkin peningkatan pemakaian ada pameran,” kata Imanuel Aura pada kesempatan itu, Kamis (21/10/2017).[tampetu]


TAG