DAK 2017 Tidak Tersalurkan, Ini Jawaban Kadis PU

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG - Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Barito Timur tahun anggaran 2017 tidak kunjung tersalurkan, karena terbentur aturan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bartim, Sangkurun Alex kepada Kabar Kalteng, Jumat (20/10/2017) di sela kegiatan peresmian kantor dan balai desa se-Kecamatan Awang di Desa Janah Jari.

Adapun aturan yang membuat DAK Bartim tahun Anggaran 2017 tahap II tidak dapat dicairkan, adalah akibat adanya perbedaan standar pencairan keuangan DAK dalam dua aturan, yakni Peraturan Presiden RI Nomor 123 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik yang membolehkan pencairan tahap II saat DAK tahap I telah terserap 20 persen dari total HVS.

Sedangkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.07/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa, hanya memperbolehkan pencairan DAK apabila DAK tahap I telah terserap mencapai 30 persen.

"Benturan terhadap dua aturan inilah yang menyebabkan DAK Bartim tahap II belum bisa disalurkan sampai sekarang," sesal Alex.

Untuk DAK yang belum dapat disalurkan sendiri, dijelaskan Alex adalah DAK infrastruktur jalan, yakni sebesar Rp16,54 miliar dari Rp23,64 miliar dan bidang air minum Rp2,17 miliar dari Rp3,11 miliar.

"Tapi kami (PU) sekarang sedang mengupayakan, baik dengan lobian maupun pelaksanaan untuk mengejar target serapan, agar segera disalurkan DAK tahap II," terang Alex menutup.[adi/tampetu]


TAG