Pemuda Curi 3 Kilogram Sarang Walet Dibekuk Polisi

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG – RMD alias MD (35) warga Desa Putai RT 3 Kecamatan Dusun Tengah yang diduga mencuri sarang burung walet di wilayah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur (Bartim) berhasil dibekuk petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Tengah, Selasa (12/9/2017) sekitar jam 20.00 WIB.

RMD disergap saat terjebak di atas bangunan rumah Walet milik Siswoyo di Desa Talohen RT 28 Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK melalui Kapolsek Dusun Tengah yang diwakili oleh  Wakapolsek Dusun Tengah Ipda Kuslan didampingi Kanit Reskrim Aiptu Ricardo Hutahaean SH dan Kasihumas Polsek Dusun Tengah Aiptu Abadi Rohmad mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi Siswoyo, pemilik bangunan rumah walet yang menjadi korban pencurian.

Saat itu sekitar pukul 19.30 WIB Siswoyo tengah memeriksa bangunan rumah walet miliknya. Kemudian dia melihat ada balok kayu yang melintang di antara bangunan rumah walet yang lama dengan bangunan sarang walet yang baru yang belum jadi. Pada saat itu juga banyak burung walet yang berterbangan keluar, karena curiga ada pencuri yang masuk kemudian korban menghubungi Polsek Dusun Tengah.

"Berdasarakan informasi itu, kita langsung ke TKP dan melakukan pengecekan kedalam bangunan rumah walet tersebut. Benar saja kita menemukan tersangka sedang bersembunyi di atas plafon bangunan rumah walet itu," terang Ipda Kuslan, Rabu (13/9/2017) pagi.

Dia menambahkan, tersangka berhasil dibekuk tanpa melakukan perlawanan dan dalam aksinya tersebut tersangka berhasil memetik sekitar 3 kilogram sarang walet yang kemudian menjadi barang bukti bersama sebuah linggis dan sebilah parang  milik tersangka dalam kasus pencurian tersebut.

“Kerugian korban atas percurian ini ditaksir sekitar 36 juta rupiah, dan saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Dusun Tengah untuk proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.

Atas perbuatanya tersebut RMD alias MD pemuda yang tidak tamat sekolah dasar ini harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Dusun Tengah dan dijerat pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.[rilis/kenedy]


TAG