• Latest News

    Rabu, 13 September 2017

    Kondisi Air DAS Katingan Tidak Memungkinkan untuk Dikonsumsi


    KASONGAN - Melihat kondisi air yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan saat ini, membuat sebagian warga khususnya yang di pinggiran sungai merasa gelisah.

    Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Katingan, Hap Bapperdo, Rabu (13/9/2017) menuturkan, jika melihat kondisi air saat ini sangat tidak memungkinkan dikonsumsi, apalagi jika dilihat dari kepekatan air saat ini.

    "Bakumutu air sungai Katingan ini semakin rendah pada tahun 2017 jika dibandingkan dengan  tahun-tahun sebelumnya yaitu dari 2014 sampai 2016," jelasnya.

    Dia menerangkan, untuk daftar TSS (Total padatan tersuspensi) atau kekeruhan pada tahun 2014 semester I 82 mg/L semester II 60 mg/L, tahun 2015 semester I 61 mg/L semester II 73 mg/L, tahun 2016 semester I 66 mg/L semester II 40 mg/L dan lonjakan terjadi pada tahun 2017 yakni mencapai 101 mg/L

    "Jika kita lihat dari hasil TSS tahun 2017 semester I tersebut mencapai 101/L dan kondisi air saat ini bisa lebih tinggi tingkat kepekatanya dibandingkan sebelumnya," ujarnya.


    Banyak Faktor Penyebab

    "Memang banyak faktor yang menyebabkan kondisi air di Kabupaten Katingan hingga membuat tingkat kepekatan air sangat tinggi," kata Hap.

    Bisa saja, lanjutnya, itu karena tanah longsor hingga tergerus ke bawah. Selanjutnya keadaan tutupan lahan saat ini semakin terbuka karena ada penambangan kebun sawit ini, sangat berpengaruh terhadap perubahan baku mutu air ini.

    Melihat kondisi yang terjadi saat ini maka pihaknya sudah mengirim tim untuk mengambil sampel guna di teliti. "Untuk hasil dari uji lab nantinya akan keluar dalam kurun waktu satu hingga dua minggu," imbuhnya.[triokta]



    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kondisi Air DAS Katingan Tidak Memungkinkan untuk Dikonsumsi Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top